Header Ads

Aksi Tolak RUU KPK, DPM FKUII : Kami Dukung!


Mobil Aksi dalam Aksi Penolakan Revisi UU KPK(12/9)
            Aksi penolakan terhadap Revisi UU KPK yang berlangsung pada 12 September lalu di sepanjang Jalan Malioboro ini mendapatkan respon yang baik oleh mahasiswa dan dosen sejumlahperguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.Menurut Aji Harisetyawan selaku koordinator umum gerakan antikorupsi Yogyakarta,aksi yang diikuti kurang lebih 500 mahasiswa dari 41 elemen instansi dan organisasi berkumpul di Taman Parkir Abu Bakar Ali danmemulai long marchpukul 13.30 ke arah titik 0 (Nol) Jogja. Dalam perjalanannya,masa aksi juga berhenti di Gedung DPRD Yogyakarta untuk menyampaikan sikap penolakan terhadap revisi UU KPKdengan membawa sejumlah poster bertuliskan ‘Dewan Pelindung Rampok’, ‘RUU KPK Langgengkan Koruptor’, ‘Menolak!!! Rancangan RUU KPK secara keseluruhan #SaveKPK’, dan sejumlah poster lainnnya. Poster yang tak kalah menarik yaitu berisikan kritik kepada Jokowi dengan bertuliskan ‘GUSDUR MERANCANG KPK, MEGAWATI MELAHIRKAN KPK, SBY MELINDUNGI KPK, JOKOWI ??’. 
Aksi Mahasiswa Yogyakarta dalam Aksi Penolakan Revisi UU KPK(12/9)
Aksi Mahasiswa Yogyakarta dalam Aksi Penolakan Revisi UU KPK(12/9)
Selain itu,juga diadakan negosiasi dalam bentuk forum kecil yang diisi oleh sekitar 20 elemen bersama wakil ketua DPRD Sementara.Setelah negosiasi selesai dilanjutkan dengan pernyataan sikap menyatakan menolak terhadap Revisi UU KPK yang dibacakan oleh wakil ketua DPRD didepan mahasiswa yang telah menunggu sembari melakukan orasi.
Masa aksi saat memasuki Gedung DPRD Yogyakarta
Pembacaan pernyataan sikap oleh Wakil DPRD Yogyakarta
            Aksi ini juga tak luput perhatianya dari mahasiswa kedokteran UII, menurut Alfian selaku perserta aksi dari FKUII 2015 mengatakan bahwa pada aksi ini mahasiswa kedokteran cukup banyak menjadi peserta dibandingkan dengan aksi sebelumnya dari Fakultas kedokteran. Kurang lebih 100 mahasiwa Kedokteran berpartisipasi dalam aksi ini yang terdiri atas DPM,LEM, LPM Cardios, perwakilan angkatan 2015,2016,2017,2018, 2019 dan juga TBMM Humerus yang turut membantu dalam bidang kesehatan dengan membawa perlengkapan lengkap beserta mobil ambulance.
  
Mahasiswa FKUII dalam Aksi tolak RUU KPK (12/9)
Selain mahasiswa, beberapa dosen dan karyawan FKUII juga turut hadir untuk mengawal dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban mahasiswanya dalam aksi. Dokter Nur Aisyah Jamil M.Sc selaku Wakil dekan bidang kemahasiswaan mengatakan “adik-adik di Lembaga dapat menjaga idealitasnya sebagai muslim jika tidak peduli dengan permasalahan umat maka dia bukan muslim yang baik apalagi masih seorang mahasiswa, walaupun mahasiswa kedokteran tapi mahasiswa kedokteran juga harus sensitive terhadap permasalahan umat, kerakyatan dan bangsa”. Dan dalam aksi ini beliau menyatakan bahwa suatu kegiatan yang konteksnya selaras dengan perjuangan dan visi misi akan memberikan dukungan, karena beliau yakin jika suatu kegiatan yang baik seperti ini jika dilaksanakan akan memunculkan rasa kepedulian walaupun tidak mudah karena berbenturan dengan rutinitas akademik, tapi disisi lain juga harus melebarkan tuntutan tridarma yang salah satunya peduli dengan lingkungan. 
Mahasiswa FKUII dalam Aksi Tolak RUU KPK didepan gedung Bank Indonesia (12/9)
            Dukungan pihak dekanat tidak sebatas hanya dalam perkataan namun dalam aksi ini juga memberikan dukungan berupa penggeseran jadwal akademik. dr. Nur Aisyah Jamil M.Sc juga berkoordinasi dengan Fahrizal Mirza selaku ketua DPM FKUII untuk mengidenfisikasi jadwal mahasiswa yang memungkinkan untuk ikut dalam aksi ini, “untuk 2019 kebetulan ada jadwal inhal biokimia dan setelah dikomunikasikan ke tim blok tidak masalah untuk di geser, ya sudah akhirnya kita mintakan untuk digeser agar dapat berkesempatan untuk menyuarakan,” kata dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc.
Pembacaan Pernyataan sikap dan Orasi oleh masa Aksi
            Tak hanya penggeseran jadwal namun dukungan berupa transportasi juga diberikan oleh DPM FKUII dengan menyewakan 4 unit bus dan juga dengan memantik mahasiswa FKUII 2019 dengan kajian oleh Sekjend DPM UII, “kita disini memantik mahasiswa dengan kajian yang kita datangkan dari FH (Fakultas Hukum) yaitu yang datang kesini adalah Sekjend DPM UII Bagas, untuk memaparkan urgensi kita itu apa yang diajukan disini dan tuntutan itu apa disini selain itu juga dengan dibantu oleh Kastrad LEM FKUII kita dapat mengumpulkan dan membuat mahasiswa (FK) 2019 tertarik mengikuti aksi ini”, ungkap Fahrizal Mirza saat di hubungi via Line oleh LPM Cardios.
Fahrizal Mirza DPM FKUII dalam Aksi tolak Revisi UU KPK
            Fahrizal Mirza juga mengucapkan banyak terimakasihnya atas peserta yang hadir dalam aksi tersebut’ “saya mengucapkan banyak banyak terimakasih untuk teman-teman yang terlibat yang sudah membantu DPM FKsendiri untuk mengumpulkan massa dan  mengsukseskan aksi gerakan anti korupsi mahasiswa Yogyakarta tersebut,” kata Fahrizal Mirza.








No comments