Header Ads

AORTA FK UII 2019 : Generasi Milenial ber-Attitude

Peserta Aorta dalam Ruangan GKU 
Yogyakarta, Sabtu (31/08), acara Ajang Orientasi dan Ta'aruf Akbar (AORTA) FK UII 2019 telah usai dilaksanakan. Tema yang diusung kali ini berupa "Milenial" yang mengacu pada Revolusi Industri 4.0. Menurut Fuad Imam Pratama selaku ketua acara AORTA, tema ini dipilih agar mahasiswa baru lebih kreatif dan berani mengungkapkan pendapat dengan tetap menjaga adat dan sopan santun, yang juga terlihat dari panitia yang senantiasa mengingatkan peserta untuk menerapkan 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Tema Milenial ini juga terlihat dari konsep grafis dari AORTA 2019, yang unik dan banyak menarik perhatian warganet. 
Instagram Aorta 2019
Dengan konsep yang diusung, tujuan dari AORTA 2019 sendiri adalah mahasiswa dan mahasiswi baru diharapkan memiliki pemikiran yang bersifat kontekstual dibandingkan dengan idealis. Tujuan ini ditunjang dengan berbagai materi yang disampaikan oleh beberapa narasumber, diantaranya adalah dr. Bima yang menyampaikan materi mengenai Five Star Doctor

Materi mengenai Five Star Doctordisampaikan oleh dr. Bima pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 yang menjelaskan bahwa profesi dokter pada era ini sangatlah luas dan tidak terpaku hanya pada dokter sebagai klinisi, namun dapat pula dokter sebagai akademisi, entrepreneur, dan juga structural corporate. Dengan berbagai kemungkinan profesi tersebut, maka semakin banyak pula tantangan yang dapat menghadang para calon dokter, sehingga dibutuhkan kompetensi lebih dari Five Star Doctoruntuk menghadapinya. Menurut dr. Bima, selain kompetensi Five Star Doctor, seorang dokter juga harus memiliki kemampuan penelitian, pengembangan, etika, moral, dan akhlak islami, demi dapat bertahan pada era modern ini.
Tour de Lab

Selain menghadirkan berbagai narasumber, AORTA 2019 juga memperkenalkan lingkungan Fakultas Kedokteran UII melalui Tour de Medika dan MVD (Mortui vivos docent). Tour de Medika membawa peserta AORTA berkeliling Fakultas Kedokteran (Jumat, 30 Agustus 2019) dan juga Laboratorium Terpadu FK UII (Sabtu, 31 Agustus 2019). 

Mortui vivos docent(MVD) memiliki arti ‘the dead teach the living’, yang bertujuan agar mahasiswa baru menghargai guru besar dalam dunia kedokteran. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Anatomi FK UII pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019. 
Tour de Lab
dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc selaku Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FK UII, pada saat diwawancarai setelah acara penutupan AORTA 2019 menyampaikan bahwa secara sekilas AORTA 2019 mengalami peningkatan, namun terdapat sedikit catatan evaluasi terhadap beberapa pelaksaan teknis, seperti keterlambatan pada acara pembukaan serta peserta yang mengalami dehidrasi saat pelaksanaan koreografi. Disini dr. Nur Aisyah Jamil menekankan bahwa mahasiswa perlu untuk menghargai waktu dengan lebih baik lagi, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lebih lancar. Kedepannya, dr. Nur Aisyah Jamil berharap bahwa kegiatan AORTA dapat lebih sinergis antara pihak fakultas dan pihak mahasiswa, sehingga seluruh pihak dapat menyalurkan ide yang lebih segar demi AORTA yang lebih baik lagi, dan dapat membentuk mahasiswa mahasiswi baru yang dapat berinteraksi, beradaptasi, dan berprestasi baik serta beretika. 
Yel-yel Peserta
Salah satu peserta AORTA 2019, Rafi Habib, juga merasa terkesan dengan pelaksanaan dari AORTA 2019 ini. Dengan berbagai rangkaian acara yang tidak terduga dan tidak dapat ditebak, Rafif juga merasa dibimbing dengan baik oleh panitia sehingga merasa siap dalam menjalani kegiatan perkuliahan di FK UII. Peserta AORTA yang lain, Tia, juga mengatakan bahwa AORTA 2019 membawa banyak manfaat bagi dirinya. Tugas dan beban yang diberikan oleh panitia juga masih rasional dan bermanfaat bagi mahasiswa baru untuk mempersiapkan dunia perkuliahan FK UII. Hanya saja, Tia beranggapan bahwa saat kegiatan MVD ruangan Laboratorium Anatomi terlalu gelap, dan berharap kedepannya dapat lebih baik lagi. 
Pengucapan Janji Mahasiswa
Hal senada juga disampaikan oleh Sajad, angkatan 2019, yang beranggapan bahwa AORTA merupakan acara yang membawa manfaat bagi dirinya. Sajad beranggapan bahwa AORTA dapat melatih kedisiplinan, dan kedepannya Sajad berharap AORTA tidak dibuat terlalu menekan mahasiswa baru, tetapi dijadikan sebagai ajang motivasi untuk memajukan diri mahasiswa baru. 




1 comment:

  1. Wow...Luar biasa. Swmoga FK UII Makin jaya, dan makin maju. Barokaullah ��

    ReplyDelete