Header Ads

Cerdaskan Warga Dukuh Ngandong, Desa Binaan KM FK UII 2019 Resmi Dibuka


Mahasiswa UII berinteraksi dengan anak-anak didesa binaan (Dok. Panitia Desbin)

Desa binaan (Desbin) Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia resmi dibuka kembali Sabtu kemarin. (30/3/2019) Kegiatan tersebut berlangsung di Dukuh Ngandong, Girikerto, Sleman, D.I Yogyakarta 
yang dihadiri oleh  Bapak Kepala Dukuh Ngandong (Ngadimin), Ketua DPM FK UII(Fahrizal Mirza), Ketua LEMFK UII(Yudha Prasetyo), Ketua Panitia Desbin FK UII (Hasnan Habib) serta seluruh panitia dan 26 orang volunteer yang hadir pada saat itu.
Penyuluhan Kesehatan oleh dr. Diani Puspa Wijaya, M.Med.Ed (Dok. Panitia Desbin)
Landasan pemikiran dilaksanakannya kegiatan desbin ini yaitu sebagai upaya membentuk tanggungjawab mahasiswa kedokteran serta mewujudkan aksi nyata dalam memberikan pelayanan preventif kepada masyarakat. Hasnan Habib, Ketua Desbin KM FK UII 2019 akan memimpin rangkaian acara selama 6 bulan ke depan dengan mengusung tema “Menerapkan Program Gizi Seimbang dengan MPASI pada Ibu Hamil dan Anak serta Menumbuhkan Kesehatan Lansia yang Mandiri”.
Peserta dari Desa Binaan (Dok. Panitia Desbin)
Rangkaian acara pembukaan Desbin KM FK UII kemarinmeliputi, pembukaan acara dan pembukaansenam lansia, pemeriksaan balita, makan siang bersama, penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga penutup. Mulai dari sebelum pukul 8.00 WIB, warga Dukuh Ngandong telah berbondong-bondong datang dan menduduki kursi yang telah tersedia, begitu pula ibu dan anak yang sangat antusias menghadiri acara tersebut. Setelah itu, para lansia diberikan video edukasi mengenai penyakit kencing manis yang dipaparkan oleh panitia acara desbin, dan langsung dilanjutkan senam bugar yang dipandu olehvolunteerMelihat warga yang sangat antusias mengikuti jalannya acara tersebut, Ibu Asih, selaku kepala kader posyandu Dukuh Ngandong turut senang. “Dari kemarin tuh, mbah-mbah di sini pada tanya, mana acara yang biasanya buat lansia, kok sudah lama nggadatang-datang, ya.”, ucap Ibu Asih seusai acara berlangsung.
Panitia dan Volunteer Desbin (Dok. Panitia Desbin)
Tak hanya itu, sejumlah volunteer yang ada juga melakukan pemeriksaan pada balita terkait berat badan, tinggi/panjang badan, lingkar kepala, serta indeks masa tubuh balita. “Kami sangat senang setiap mbak dan mas datang kemari, ibu-ibu dapat ilmu, anak-anak dapat perhatian lebih, para lansia di sini juga jadi aktif”, ujar Ibu Asih. Fahrizal Mirza, selaku Ketua DPM FK UII pun mengatakan bahwa tak lain, tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah menyejahterakan warga Dukuh Ngandong baik dalam bidang kesehatan maupun sosial, serta mencerdaskan warga dengan terus menanamkan pengetahuan seputar kesehatan guna menjalankan Catur Dharma UII di bidang pengabdian masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan oleh dr. Diani Puspa Wijaya, M.Med.Ed
(Dok. Panitia Desbin)
Sebagai permulaan, panitia mengadakan acara penyuluhan mengenai Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang dipaparkan oleh dr. Diani Puspa Wijaya, M.Med.Ed setelah makan siang bersama. “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami, sangat mendidik, dan alhamdulillah berjalan lancar, tidak ada masalah maupun halangan”, ungkap Ibu Asih. Sudah sejak tahun 2012 KM FK UII membantu dan membina dukuh dengan jumlah penduduk 952 orang tersebut, namun saat ini, fokus desa binaan yang diberikan tidak hanya kepada lansiatetapi juga kader posyandu terkait dengan imunisasi, vitamin, danASI.
Tidak lepas dari kendala teknis yang terjadi saat acara berlangsung,panitia davolunteer cukup tanggap dalam mengatasi hal tersebut. Habib, selaku ketuaberharap agar panitia dan volunteer dapat lebih lebih interaktif, serta mempersiapkan acara lebih matang untuk kegiatan reguler desbin pada 6 bulan mendatang. Ibu Asih pun memberi saran agar nantinya, anggota kader posyandu mendapatkan pelatihan yang intensif terkait pemeriksaan serta mendapat latihan senam lansia yang nantinya dapat diterapkan sehari-hari pada warga Dukuh Ngandong sekitar. 

(FR)

No comments