Header Ads

Sudah Efektifkah Open House Fakutas Kedokteran UII 2019?



Keramaian Open House | Dok. Cardios


Yogyakarta – Jum’at (15/03/19) malam kemarin telah berlangsung acara Open House Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) yang dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum (GKU)  Prof. Dr. Sardjito UII. Acara ini merupakan rangkaian tahap akhir dari ospek maba/i FK UII yang  yang diselenggarakan oleh Departemen PSDM LEM FK UII di bawah LEM FK UII.

Awalnya, acara ini direncanakan pada hari Jum’at (15/3) sesuai dengan hasil kalenderisasi, namun pada hari tersebut bertepatan dengan acara Stadium General Taklim FK UIIsehingga acara Open House tersebut diundur pada hari Sabtu (16/3) yang ternyata pada hari tersebut juga bertepatan dengan Makrab Futsal FK UII yang telah terjadwal dikalenderisasi. Alhasil, acara Open House diganti kembali dan akhirnya dipilihlah hari Jumat (15/3) pukul 19.00-selesai di GKU lantai 1 UII. Ketidakpastian kapan diselenggarakannya acara tersebut membuat Clarinta Belva, salah satu peserta Open Housemengatakan bahwa tidak semua mahasiswa/i FK UII 2018 mengetahui pergantian jadwal acara tersebutdikarenakan peserta tidak mengikuti informasi di Instagram dan line, walaupun pada akhirnya teman-teman seangkatan tahu jika acara tersebut diganti menjadi hari Jumat. 

Stand LPM Cardios | dok. LPM Cardios
Yudha Prasetyo, selaku ketua LEM FK UII mengatakan bahwa acara ini dikonsep untuk mengenalkan lembaga, UKM dan clubyang ada di FK UII dengan mewajibkan seluruh mahasiswa/i untuk datang ke acara Open House untuk mengambil sertifikat Carotis yang menjadi syarat untuk bergabung diorganisasi FK UII. Selain itu, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan lembaga, unit kegiatan mahasiswa (UKM), ataupun clubyang ada di FK UII sehingga teman-teman 2018 dapat menyalurkan minat dan bakat, baik dibidang akademik maupun non-akademik.
Pembukaan Open. House | dok. Cardios
Dengan diadakannya Open House ini, peserta mendapatkan informasi baru tentang lembaga, UKM, club yang ada di FK UII. “Kalo tujuannya untuk mengetahui organisasi saya rasa udah tercapai, krn diwajibkan keliling ke tiap stand terus pasti ada informasi2 yang tersampaikan dari masing2 stand.” Ungkap Clarinta, salah satu peserta Open Housevia LINE chat, Sabtu (16/3).  

Stand LPM Cardios | dok. Cardios
Kebermanfaatan tersebut juga dirasakan oleh Ketua UKM Futsal FK UII, Ryan Fahreza, Ketua UKM SMART, Rama Cakranegara serta Yudha Prasetya. “Alhamdulillah acara sudah berjalan dengan baik, anak 2018 juga sudah mengetahui lembaga, UKM, clubyang ada dengan mendatangi setiap standuntuk mendapat penjelasan dan cap stampel.” Jelas Yudha via LINE chat, Sabtu (16/3).

Antusiasme Pengunjung atau Peserta Open House | dok. Cardios
Ryan Fahreza, selaku salah satu pengisi stand UKM Futsal FK UII sekaligus ketua UKM tersebut menyayangkan pemilihan tempat acara tersebut. “Kalo untuk tempat, jujur sebenernya agak crowdedya,  karena kita cuma di hall GKU kaya gitu dan proporsi dari meja tiap UKM ataupun lembaga itu istilahnya ada yang gede ada yang kecil, dan itu pun pembagiannya kaya, sebenernya uda rapi, bagus, udah rata. Cuma mungkin pesertanya terlalu crowdeddi tengah. Mungkin besok bisa diakali mungkin besok di tempat lain atapun untuk regulasi pesertanya diregulasi dengan baik supaya tidak crowded di tengah, tapi overallbagus.” Ungkap Ryan saat diwawancarai, Jumat (15/3).

Antusiasme Pengunjung atau Peserta Open House | dok. Cardios
Sama halnya juga dengan Ryan, Rama pun mengomentari terkait tempat pelaksaan acara tersebut. “Kalo tempatnya menurut saya sebenernya kondusif semisal itu tertata lebih rapih dan mungkin ada ketentuan-ketentuan lebih jelasnya kaya gitu.” Ungkap Rama saat diwawancarai, Jumat (15/3).
Stand UKM SMART | dok. Cardios


Tujuan dari acara ini telah tercapai, namun untuk acaranya sendiri, Clarinta selaku salah satu peserta Open House mengatakan via LINE chatpada Sabtu, (16/03) bahwa acara tersebut kurang kondusif, mungkin karena tempatnya kurang luas dan desak-desakkan antar peserta, terkesan menggerombol, sehingga tidak kedengaran waktu ada yang berbicara di standnya.

Acara tersebut diakhiri dengan adanya miss-comunication antara pihak penyelenggara (re: LEM FK UII) dengan pengisi stand tiap lembaga,UKM, club terkait pengembalian meja yang digunakan saat acara tersebut. Baik Ryan maupun Rama sangat menyayangkan koordinasi yang masih kurang karena masih ada yang tidak promosi di standnya masing-masing, alias di tengah jalan. Untuk acara Open House selanjutnya, Ryan berharap bahwa panitia dapat lebih proaktif dalam mempersiapkan ataupun memfollow updari setiap UKM agar tidak terjadi miscomdemi terwujudnya kelancaran acara tersebut. 

Penulis : EL

No comments